NU Fair Temanggung Laik Jadi Pilot Project Nahdlatut Tujjar di Jateng

Temanggung - Kegiatan NU Fair yang berlangsung sampai Ahad (27/2/2021) ini, kerawuhan Rois Syuriah PWNU Jateng KH. Ubaidillah Shodaqoh dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH. Muhamad Muzamil yang didampingi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Temanggung KH. Furqon Masyhuri.

NU Fair yang diinisiasi oleh MWC Nu Selopampang Temanggung itu bertempat di MTs Ma’arif Kacepit Selopampang yang memberikan semangat baru dalam membangkitkan ekonomi melawan pandemic.

Aksi nyata dalam membangkitkan perekonomian ini diinisiasi oleh kalangan muda NU Temanggung yang peduli pada masalah pemberdayaan kader dan perekonomian. Setahap demi setahap tak henti dilaksanakan dengan mematik kader di tingkat kecamatan, mengorganisir dan memberdayakan kader serta jamaah untuk turut serta mensukseskan acara ini namun tetap menjaga diri taat protokol kesehatan, membatasi kerumunan dikarenakan pandemi yang belum juga usai.

Giliran NU Fair di MWC NU Selopampang ini satu contoh, 13 perwakilan umkm ranting (desa) mengisi stand, ditambah 8 stand perwakilan dari PC temanggung, 1 Stand Toko NU, dan 2 stand tuan rumah yaitu MTs Ma’arif Tembarak di Kacepit Selopampang tingkat partisipasinya sangat tinggi ditandai dengan stand tersebut terisi penuh semua, dan pengunjung mulai hari kemarin sampai hari terakhir ini cukup antusias walaupun berbatas.

Kegiatan ini akan bergilir ke 20 MWC se Kabupaten Temanggung, masih belum bisa dibayangkan keramaiannya jika NU Fair ini pasca pandemic jika dilakukan terpusat di satu tempat sebagai puncak acara NU Fair di Temanggung, setidaknya ada 289 perwakilan UmkmNu ranting, 22 Lembaga, dan 8 Badan Otonom yang akan mengisinya.

Rois Syuriah PWNU Jateng KH. Ubaidillah Shodaqoh memberikan pesan, apresiasi dan motivasi tadi pukul 10.00 WIB di lokasi acara, hingga Mbah Ubaid juga menyampaikan bahwa NU Fair seperti ini akan dijadikan pilot project Nahdlatut Tujjar di Jawa Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan di venue acara di MTs Ma’arif Tembarak di hadapan para hadirin, tak terkecuali komendan OC pelaksana MWC yaitu, Reza Welech IPNU PAC IPNU Selopampang, Tutik Arifah IPPNU PAC Selopampang, Noer Ahsan Pengusaha Tembakau Lembutan, Bagus Ansor Numani, Adhi Bzta Santika FM, yang selalu mendorong IPNU IPPNU untuk berdaya karena mereka adalah masa depan NU kita.

Saat ditemui tentang apa konsep stand yang didirikan di NU Fair MWC Selopampang, dijelaskan bahwa sekolah ini sedang menggelar pendaftaran maksimal 150 peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2020/2021 dengan menyediaan tempat pendaftaran yang eksklusif dilengkapi monitor Sistem Informasi Madrasah yang dipertontonkan agar masyarakat mengetahui bahwa MTs ini adalah madrasah yang berprestasi dan unggul dalam teknologi. (Khamim Saifuddin).