Pembinaan Kepala MTs. Ma’arif Kabupaten Wonosobo

Wonosobo, Kamis 12 Maret 2020 Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) Ma'arif menyelenggarakan acara pembinaan para bapak dan ibu kepala MTs. Ma'arif se-Kabuoaten Wonosobo. Acara digelar di Resto Ongklok Jalan Dieng Kabupaten Wonosobo kota dingin.

Hadir dalam forum ini kepala kantor kementerian agama kabupaten Wonosobo Drs. H. Muhammad Thobiq, MS.I, ketua Lembaga Pendidikan Ma'arif Kabupaten Wonosobo KH. DR. Abdul Majid, M.Pd., pengawas di lingkungan kementerian agama kabupaten Wonosobo dan kepala MTs. Ma'arif Kabupaten Wonosobo.

Manual acaranya pertama iftitah bilfatihah, kedua sambutan ketua KKKM Ma'arif, ketiga menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars subbanul wathon, keempat pembinaan dari LP. Ma'arif Cabang dan Kepala Kantor Kementeriqn Agama Kabupaten Wonosobo kelima doa.

MTs, di bawah naungan ma'arif ada yang siswanya banyak ada yang sedikit, maka MTs. yang siswanya masih sedikit jangan minder, mari melalui wadah KKKM ini kita bergandengan untuk memajukan madrasah kita masing-masing. "Pelaksanaan UAMBNBK dan UNBK di tahun 2020 ini MTs. di bawah bendera Ma'arif Kabupaten Wonosobo mayoritas sudah bisa melaksanakan ujian mandiri" kata ketua KKKM Ma'arif.

DR. Abdul Majid, M.Pd selaku ketua Lembaga Pendidikan Ma'arif Kabupaten Wonosobo dalam pembinaannya mengatakan bahwa kapala madrarasah di era maya, era digital harus memiliki empat kompetensi yang disimpulkan dalam empat C. Pertama kepala harus critical thinking/fathonah/cerdas, kedua harus creativ, ketiga harus comunication dengan baik dan keempat harus colaboration dengan baik.

Pembinaan lain disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Bapak Drs. H. Muhamad Thobiq, MSI, mengatakan pertama perlu rakor mulai jenjang RA, MI, MTs. dan MA untuk peningkatan SDM. Kedua pentingnya internalisasi nilai sejak dari RA sebagai pembentukan karakter dasar. Ketiga "di era merdeka belajar guru harus meningkatkan kompetensinya, maka jadilah guru yang baik, atau tidak jadi guru sama sekali dan penyataan penutup jangan kembali primitif", kata kakan kemenag Wonosobo.(by Hamim, MTs. Kertek Wonosobo).