STAINU Siapkan Perubahan Menuju INISNU Temanggung

Temanggung - Pada Ahad (8/3/2020), bertempat di aula STAINU Temanggung menggelar rapat gabungan yayasan dan semua unsur pelaksana harian (dosen dan tenaga kependidikan).

Ketua STAINU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi, MM mengatakan bahwa persiapan STAINU Temanggung menuju institut sudah di depan mata karena semua persyaratan sudah diajukan.

Sementara Ketua YAPTINU Drs. H. Nur Mahsun, M.S.I mengatakan bahwa yayasan yang ia pimpin baru saja dilantik, dan pihaknya ingin mengakselerasi STAINU menjadi INISNU bahkan menjadi Universitas karena hal itu menjadi amanat dari PCNU Temanggung.

Hadir memberikan materi sekretaris Kopertais X Jawa Tengah Dr. Ruswan, MA. Dalam materinya menekankan pentingnya 3 unsur perguruan tinggi yaitu penelitian, pengabdian, pemberdayaan masyarakat. Maka dari itu keberadaan LP3M menjadi sangat penting sebagai motor penggerak kegiatan.

"Dosen jangan hanya menuntut mahasiswa untuk meneliti dan membuat laporan penelitian sedangkan dirinya tidak pernah meneliti. Hal itu sangat paradoks dengan kepentingan pendidikan secara makro, apalagi jurusan atau prodi yang ada adalah kependidikan", tutur dosen UIN Walisongo tersebut.

Ia juga menekankan, bahwa core di sebuah perguruan tinggi bukan di pendidikan, namun pada riset. "Boleh lah mengabdi menjadi pengurus NU, RT, RW, namun itu pengabdian sekunder. Yang primer pada pengabdian masyarakat di perguruan tinggi itu terletak di basis keilmuwan program studi," tegasnya.

Pihaknya juga menekankan, bahwa kualitas perguruan tinggi ada di LPM, termasuk SPMI yang disusun dan diimplementasikan. Selain Sekretaris Kopertais Wilayah X, hadir jajaran pengurus YAPTINU, Pimpinan STAINU Temanggung dan karyawan.